Pengajian Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H - SMP Negeri 2 Sampang
Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, SMP Negeri 2 Sampang menyelenggarakan kegiatan pengajian pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan keimanan dan ketakwaan peserta didik, sekaligus sebagai upaya memperkuat karakter religius di lingkungan sekolah.
Peringatan Isra Miraj tahun ini mengusung tema “Sholat sebagai Charge Spiritualitas untuk Menjadi Pelajar Berprestasi”. Tema tersebut dipilih dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik bahwa sholat memiliki peran penting sebagai sumber energi spiritual yang mampu membentuk pribadi pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat tinggi dalam meraih prestasi akademik maupun nonakademik.
Kegiatan pengajian diikuti oleh seluruh siswa SMP Negeri 2 Sampang, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius dan menenangkan hati seluruh peserta. Selanjutnya, disampaikan sambutan dari pihak sekolah yang menekankan pentingnya menjadikan peringatan Isra Miraj sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya sholat lima waktu.
Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa peristiwa Isra Miraj merupakan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW yang membawa perintah sholat sebagai kewajiban utama umat Islam. Sholat menjadi tiang agama sekaligus sarana pembentukan karakter, karena di dalamnya terkandung nilai kedisiplinan, kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan oleh pelajar dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Acara inti pengajian diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kak Imung. Dalam penyampaiannya, Kak Imung menjelaskan makna sholat sebagai “charge spiritualitas” yang mampu menguatkan hati dan pikiran pelajar di tengah berbagai tantangan zaman. Sholat yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan akan memberikan ketenangan batin, memperkuat mental, serta membantu pelajar mengendalikan emosi dan menjaga perilaku.
Lebih lanjut, Kak Imung menekankan bahwa sholat juga berperan penting dalam meningkatkan fokus belajar dan membangun motivasi untuk meraih prestasi. Pelajar yang menjaga sholatnya dengan baik akan memiliki kedisiplinan waktu, sikap tanggung jawab, serta akhlak yang mulia. Dengan demikian, prestasi yang diraih tidak hanya terlihat dari nilai akademik, tetapi juga tercermin dalam sikap dan kepribadian sehari-hari.
Kak Imung juga mengingatkan para siswa bahwa prestasi sejati adalah keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Ilmu yang dipelajari akan menjadi lebih bermakna apabila dibarengi dengan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, sholat harus dijadikan sebagai kebutuhan dan pegangan hidup, bukan sekadar kewajiban yang dijalankan karena paksaan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak mengikuti pengajian dengan penuh perhatian dan antusiasme. Suasana pengajian yang tenang dan penuh hikmah membuat pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta didik.







Komentar
Posting Komentar